Sebanyak 850 warga Ritual Bali Ikuti Gigi Cut
KedaiNews.com - Sebanyak 850 warga Bali dari berbagai kabupaten / kota di pulau Bali mengikuti upacara besar peralatan pemotongan, Senin 18 Maret, 2013. Ritual keagamaan digelar di Puri Satria, Denpasar sebenarnya kewajiban orang tua dengan anak yang sudah dewasa.
Jika digunakan sendirian, upacara ini biasanya memakan biaya puluhan besar jutaan dolar. "Untuk upacara berarti hanya sekitar Rp40 juta. Namun lain. Jika bersama-sama, yang berarti bahwa sirkuit dapat digunakan untuk banyak peserta," kata komite eksekutif Mepandes Massal Made Sura di Puri Satria, Denpasar.
Sura menjelaskan, pemotongan gigi massal diadakan hari ini gratis atau bebas. Kegiatan ini adalah untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan pendahulunya pada tahun 1961. "Jumlah peserta pada waktu itu sekitar 300 orang. Kami hanya ingin melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita yang pernah melakukannya," kata Sura.
Karena lebih mahal, tidak kurang Hindu Bali yang menunda pelaksanaan pemotongan gigi. Mereka menunggu untuk pernikahan, di mana gigi pemotongan dapat dilakukan. "Warga bergabung sebelum menikah agar lebih efisien," tambahnya.
Meskipun massa digelar, upacara potong gigi tidak mengurangi makna dari ritual yang dilakukan. "Hal ini efisien dan mampu membangun kekompakan masyarakat," kata Sura.
Tokoh Puri Satria, Cokorda Ngurah Agung Alit, menolak menyebutkan anggaran dihabiskan untuk ritual ini. "Kami hanya senang jika orang dibantu oleh upacara massal seperti ini," katanya.
Sementara itu, acara ini dihadiri oleh peserta termuda adalah 15 tahun dengan usia tertua 65. "Nenek tertua berusia 65 tahun," kata Ngurah Alit.

Post a Comment