MEULABOH - Sejumlah orang dan pada pegawai toko dan National Jln.Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (26/3) sekitar pukul 09:30 terpaksa mengusir dan bersembunyi sementara petugas Wilayatul Hisbah (WH) menyisir untuk mengekang nomor toko orang yang tidak mengenakan pakaian jilbab dan ketat.
Teras observasi, ketika WH menyisir dua jalan utama, jumlah perempuan tampaknya lari dan bersembunyi dengan harapan tidak terjaring WH. Bahkan beberapa sepeda motor nekat pengendara sepeda motor berbalik karena takut terjaring. Sementara dua orang pramuniaga di sebuah toko sepatu di pusat penjualan disarankan bahwa dalam melayani pelanggan tidak ketat dan pakaian Islami.
Kasatpol PP dan WH Aceh Barat, Khairuzzadi SSTP MSi kepada Serambi, kemarin mengatakan serangan diluncurkan WH dalam perdagangan dan pusat perbelanjaan di Meulaboh adalah untuk meningkatkan pengawasan hukum Islam di wilayah tersebut.
Ia mengklaim bahwa terjaring setiap pelaku, untuk sementara hanya diberi nasihat dan pengumpulan data. Tapi untuk pelanggar dengan kasus yang parah, maka akan dibawa ke markas WH untuk diproses sesuai dengan aturan yang berlaku dan qanun.
"Kegiatan ini memang serangan rutin kita lakukan setiap hari, untuk orang yang kita meminta untuk tetap berbusana muslim dan sopan saat perdagangan pusat dan di luar rumah," kata Kasatpol PP dan WH Aceh Barat Khairuzzadi SSTP MSi.
